Warga Aceh Meminta Kekasih Gelap Membunuh Suaminya

Warga Aceh Meminta Kekasih Gelap Membunuh Suaminya – Jamaliah nekat menghabisi nyawa suaminya, Jajuli, dengan memohon pemberian kekasih gelapnya, Musliadi. Atas tingkah lakunya, Jamaliah serta Musliadi dijatuhi hukuman serta diadili oleh PN Lhoksukon.

Sama seperti dilansir dari situs PN Lhoksukon, Kamis (8/8/2019) , perkara berasal kala Jamaliah berteman dengan Musliadi pada 2018. Mereka kasmaran pada pandangan pertama.

Dari pertemuan itu, mereka setelah itu kasmaran. Jamaliah setelah itu berbagi, rumah tangganya tak selaras . Jamaliah mengatakan suaminya kerapkali menyentaknya. Jamaliah memohon kekasih gelapnya cari jalan keluar biar mereka dapat menikah serta hidup bersama-sama. Selanjutnya kedua-duanya setuju buat membunuh Jajuli jadi jalan keluar.

” Apa ini malam (membunuh Jajuli) ? ” bertanya Musliadi.

” Terserah, ” jawab Jamaliah.

” Ya udah bila demikian, ” kata Musliadi meyakinkan.

Ide lantas diatur rapi. Pada 14 September 2018 larut malam, Musliadi mengendap-endap ke rumah Jamaliah di Gp Ujong Kulam, Kecamatan Masak Kuli, Aceh Utara. Oleh Jamilah, Musliadi disembunyikan di kamar mandi yg ada di luar rumah.

Jamaliah kembali masuk rumah tiada menutup pintu rumah. Seusai melalui larut malam, Musliadi masuk ke rumah itu serta menggorok leher Jajuli sampai meninggal dunia. Musliadi lari menyingkirkan jejak seusai meyakinkan Jajuli meninggal dunia.

Besok harinya, penduduk gempar. Polisi yg menyidik perkara itu periksa dengan cara saksama serta selanjutnya dapat membuka motif pembunuhan itu. Selanjutnya Musliadi serta Jamaliah duduk di bangku pesakitan.

Pada 9 Juli 2019, jaksa tuntut pasangan selingkuh itu dijatuhi hukuman mati. Akan tetapi palu hakim berbicara lain. Pada 7 Agustus 2019, PN Lhoksukon menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup ke Musliadi serta 20 tahun penjara terhadap Jamaliah.