Polisi Ungkap Praktik Prostitusi Online yang Beroperasi di Wilayah Yogyakarta

Polisi Ungkap Praktik Prostitusi Online yang Beroperasi di Wilayah Yogyakarta – Polda DIY membuka praktek prostitusi online yang beroperasi di lokasi Yogyakarta. Dua muncikari ditangkap polisi hasil dari penyidikan, diantaranya masih tetap berstatus menjadi mahasiswa.

“Kita amankan dua orang muncikari, wanita inisial CK (33) seseorang swasta, serta pria inisial HP (25) berstatus mahasiswa,” kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto waktu jumpa wartawan di Mapolda DIY, Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Sleman, Senin (18/3/2019).

“Kita sesali serta prihatin, aktor CK dalam keadaan hamil 8 bulan. Tetapi masih kami proses hukum walau sesaat tidak dikerjakan penahanan saat penyelidikan atas pertimbangan kemanusiaan,” tuturnya.

Kasubdit 5 Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Edi Sutanto menuturkan semula pengungkapan masalah ini atas basic dua laporan polisi pada 7 Maret serta 12 Maret 2019. Sesudah dikerjakan penyidikan, polisi sukses tangkap CK serta HP lima hari yang kemarin.

“Langkah kerjanya calon konsumen setia komunikasi dengan muncikari lewat whatsapp, lalu membayar dahulu Rp 300 ribu untuk lihat link sosial media angel atau PSK yang di tawarkan,” papar Edi.

“Sesudah transaksi tarif yang disetujui, 30 % untuk muncikari, selebihnya dikasihkan pada PSK,” sambungnya.

Edi menuturkan beberapa angle yang di tawarkan beberapa muncikari datang dari mahasiswi sampai SPG.

“Angel yang di tawarkan beragam, dapat mahasiswi, SPG, dan sebagainya,” kata Edi.

Berdasar pada hasil kontrol awal, CK mengurus seputar 20 angel, sedang HP mengurus seputar 15 angel. Salah satunya angel didapati dalam keadaan hamil 2 bulan.

“Aktor telah beroperasi seputar 2 tahun, kedua-duanya beda jaringan,” tuturnya.

CK dijaring Masalah 45 ayat (1) jo Masalah 27 ayat (1) UU 19/2016 serta Masalah 296 KUHP. Sedang HP dijaring masalah yang sama serta ditambah Masalah 2 ayat (1) UU 21/2007 mengenai perdagangan orang dan Masalah 30 jo Masalah 4 ayat (2) UU 44/2008 mengenai Pornografi.